Butuh Bantuan?
Alasan Kenapa Rasa Kantuk Selalu Datang Setelah Makan Siang

Rasa kantuk berlebih yang menyerang setelah makan siang adalah kondisi yang cukup sering terjadi. Bahkan, tak sedikit yang mengeluhkan tubuh mendadak lemas dan konsentrasi menurun saat kembali beraktivitas, meski durasi tidur malam sudah tercukupi.
Lalu, kenapa kita selalu mengantuk setelah makan siang? Ternyata, penyebabnya bukan hanya porsi makan yang terlalu besar. Ada faktor lain yang memengaruhi, mulai dari jenis makanan hingga metabolisme tubuh. Berikut penjelasan selengkapnya!
Makanan Tinggi Lemak dan Karbohidrat Jadi Penyebab Kantuk Setelah Makan Siang

Menurut dokter spesialis gizi klinik dr. Igus Ulfa Yaze, Sp.GK., penyebab kantuk setelah makan siang, biasanya karena menu makanan kita terlalu tinggi lemak, tinggi karbohidrat, atau terlalu banyak yang manis-manis.
“Nah, biasanya kamu mungkin kebanyakan makan yang tinggi lemak, tinggi karbo, terlalu banyak makan atau minuman yang manis. Jadi akhirnya pembuluh darahnya nih semua fokus ke saluran pencernaan,” jelas dr. Yaze melalui kanal TikTok detikHealth, Kamis (24/9/2026).
Saat kita makan dalam porsi besar, berlemak, atau manis, tubuh bekerja ekstra keras untuk mencernanya. Akibatnya, aliran darah dan energi menjadi terpusat ke perut. Inilah yang membuat kita merasa lemas dan tak henti menguap begitu makan siang habis.
Selain Tinggi Lemak, Jenis Gorengan Juga Kurang Bagus untuk Tubuh yang Tidak Fit

Bicara soal makanan berlemak untuk makan siang, kita tentu tidak lepas dari gorengan. Namun, dr. Yaze memberikan peringatan khusus terkait kebiasaan ini, apalagi jika tubuh sedang kurang bugar.
Selain menyebabkan kantuk, gorengan ternyata juga mampu meningkatkan peradangan dalam tubuh. Mengonsumsinya saat tubuh kurang fit, justru akan memperburuk kondisi dan memperlama proses recovery.
“Kalau gorengan itu bisa meningkatkan inflamasi yang tinggi. Jadi kalau misalnya kamu lagi sakit, sebaiknya kita mulai kurangi makan gorengan. Karena nanti inflamasi sistemiknya malah nggak selesai-selesai,” tegas dr. Yaze.
Kontrol Porsi Makan Siang dan Hindari Tidur Siang Berlebih
Mulai sekarang, pilihlah menu makan siang dengan bijak supaya tubuh tetap segar dan produktif hingga sore. Agar tak lemas setelah makan, kontrol porsi karbohidrat, kurangi gula, dan batasi lemak jenuhnya.
Kalau butuh tidur siang, batasi maksimal 20 menit. Jangan memaksakan diri jika tidak benar-benar mengantuk. Tidur siang terlalu lama justru menurunkan sleep drive, sehingga justru malah memicu insomnia di malam hari.
Selain durasi tidur siang yang bijak, kita juga bisa berikhtiar mencari kualitas tidur yang bagus dengan Herba TDR. Herbal dengan formula Myristica fragrans, Centella asiatica, dan Curcuma xanthorrhiza ini, punya khasiat untuk mengatasi gangguan tidur seperti insomnia, kurang tidur, kelelahan, hingga sakit kepala.

