Tidur Cukup, Rutinitas Mudah untuk Menjaga Tekanan Darah

Hipertensi atau tekanan darah tinggi kerap mendapat sebutan silent killer. Alasannya, kondisi ini jarang menunjukkan gejala, tapi diam-diam sangat berbahaya dan bisa memicu stroke, penyakit jantung, serta masalah ginjal di kemudian hari.

Darah tinggi bukan cuma penyakit orang tua seperti stereotip yang ada saat ini. Gaya hidup suka rebahan, begadang, dan makan junk food bikin yang muda juga berisiko. Nah, menurut EatingWell, ada beberapa kebiasaan yang bisa menjaga tekanan darah, salah satunya tidur cukup.

Manfaat Tidur yang Cukup untuk Tekanan Darah

Tidur yang Cukup untuk Menjaga Tekanan Darah

Kualitas tidur sangat memengaruhi tekanan darah. Saat tidur nyenyak, tubuh dan pembuluh darah beristirahat secara total, hormon stres menurun dan tekanan darah berubah menjadi stabil. Sebaliknya, gangguan tidur seperti insomnia justru bisa memicu naiknya risiko hipertensi.

Penelitian terbaru bahkan menemukan fakta mengejutkan. Ternyata, orang dengan pola tidur berantakan, baik yang kurang tidur maupun terlalu banyak tidur, ternyata berisiko 20-30 persen lebih tinggi terkena penyakit hipertensi.

Bukan cuma soal durasi, seberapa nyenyak kita tidur juga sangat vital. Menurut ahli jantung dr. B. Keith Ellis, idealnya kita tidur minimal tujuh jam semalam. Namun, jika kita sering mendengkur parah atau sleep apnea (napas terhenti sesaat), kualitas tidur pasti ikut terganggu dan butuh penanganan secepatnya.

Agar istirahat lebih maksimal, biasakan jadwal tidur dan bangun yang konsisten setiap hari. Kalau terbiasa berolahraga, sebaiknya jadwalkan olahraga di siang atau sore hari. Jika terpaksa olahraga malam, turunkan intensitasnya agar detak jantung tetap stabil saat jam tidur.

Kita juga bisa berikhtiar mendapatkan kualitas tidur yang baik dengan Herba TDR. Produk herbal dengan formulasi Myristica fragrans, Centella asiatica, dan Curcuma xanthorrhiza ini, punya khasiat untuk mengatasi insomnia dan mampu membantu memperbaiki jam tidur.

Produk Herba TDR

Kebiasaan Sederhana Lain yang Baik untuk Tensi

Selain berolahraga dan menjaga jam tidur, ada dua langkah ringan lagi yang bisa kita jadikan rutinitas sehari-hari untuk menjaga tekanan darah tetap stabil. Berikut adalah kebiasaan sederhana lain yang baik untuk tensi.

1. Membatasi Asupan Garam

Suka makanan gurih? Nah, kelebihan natrium membuat tubuh menahan cairan yang akhirnya memberi tekanan pada pembuluh darah. Kurangi asupan garam untuk menurunkan darah tinggi secara alami. Khusus penderita hipertensi, batasi maksimal 1.500 mg (sekitar setengah sendok teh garam) setiap harinya.

Solusi praktis turunkan darah tinggi; coba lakukan diet DASH. Menurut ahli gizi Gina Rancourt, cukup fokus perbanyak makan sayur, buah, biji-bijian utuh, dan kacang, lalu pelan-pelan kurangi daging merah serta makanan manis.

“Ulasan dari berbagai penelitian berskala besar menunjukkan bahwa diet DASH adalah cara non-obat paling efektif. Apalagi kalau kita gabungkan diet ini dengan rutin bergerak seperti jalan kaki, penurunan tekanan darahnya bisa sangat maksimal,” jelas Gina.

2. Cukupi Asupan Cairan

Penelitian menyebutkan minum 6-8 gelas air per hari bisa menurunkan risiko hipertensi. Secara keseluruhan, pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan total asupan cairan (termasuk dari makanan) sekitar 11,5 gelas untuk perempuan, dan 15,5 gelas untuk laki-laki.

Meski terdengar banyak, asupan cairan ini juga bisa didapat dari buah dan sayur (sangat sejalan dengan diet DASH). Saat tubuh terhidrasi dengan baik, pembuluh darah akan lebih elastis dan aliran darah pun semakin lancar.

IKUTI UPDATE

Masukkan email Anda untuk mengikuti.