Studi: Kurang Tidur 1,5 Jam per Malam Bisa Naikkan Berat Badan

Bicara soal relasi antara kurang tidur dan obesitas, biasanya kita langsung membayangkan kondisi parah seperti hanya tidur 4 jam dalam semalam. Padahal, studi baru yang rilis di Annals of Internal Medicine membuktikan kalau kurang tidur 1,5 jam saja, sudah bisa memengaruhi berat badan kita.

Hasil studi ini membuktikan bahwa tidur yang cukup dan berkualitas itu sama pentingnya dengan menjaga makan dan rutin berolahraga. Pertanyaannya, kenapa kurang tidur bisa bikin berat badan naik? Nah, mari simak penjelasan ilmiahnya berikut ini.

Kurang Tidur 1,5 Jam Efeknya ke Berat Badan

Studi ini melibatkan 95 orang dengan risiko tinggi terkena masalah metabolisme atau jantung. Awalnya, mereka diminta tidur normal minimal 7 jam semalam selama 6 minggu. Setelah itu, di 6 minggu selanjutnya, waktu tidur mereka dikurangi sekitar 1,5 jam (90 menit) setiap malamnya.

Hasilnya, pengurangan waktu tidur 1,5 jam ini bikin rata-rata berat badan peserta naik 0,5 kg dan lingkar pinggang melebar. Kenaikan ini terjadi, meski tingkat aktivitas fisik mereka tidak berubah. Adapun massa lemak dan otot tidak banyak berubah karena singkatnya waktu penelitian.

Kenapa Berat Badan Bisa Naik?

Kurang Tidur Bisa Bikin Berat Badan Naik

Walaupun tidak ikut serta dalam studi ini, dr. Somi Javaid (pendiri HerMD) sangat setuju dengan hasilnya. Melansir dari laman detikHealth, beliau menekankan bahwa tidur sangat penting untuk mengatur metabolisme kita.

Kalau kita terus-menerus kurang tidur, lama-lama tubuh akan kesulitan mengontrol berat badan. Khusus untuk perempuan, dr. Javaid menyebutkan bahwa mereka yang masuk masa menopause bahkan lebih berisiko karena tidurnya sering terganggu.

Karena fungsinya yang teramat penting, American Heart Association (AHA) sampai memasukkan istirahat malam ke dalam Life’s Essential 8, yaitu 8 pilar utama untuk menjaga kesehatan jantung. Sebagai patokan, orang dewasa butuh tidur antara 7 sampai 9 jam setiap malam.

Penutup

Tentu saja, studi enam minggu ini masih punya sedikit keterbatasan. Waktu penelitiannya terbilang terlalu singkat untuk bisa melihat perubahan besar pada komposisi lemak tubuh. Sebab, proses perubahan lemak di dalam tubuh butuh waktu yang jauh lebih lama daripada sekadar naik-turunnya berat badan.

Namun, bagaimanapun juga, temuan ini tetap menjadi peringatan penting. Untuk menjaga lingkar pinggang dan kesehatan, segeralah perbaiki kualitas tidur kita. Mulai malam ini dengan memberikan tubuh waktu istirahat yang semestinya.

Kita juga bisa berikhtiar mendapatkan kualitas tidur yang baik dengan Herba TDR. Produk herbal dengan formula Myristica fragrans, Centella asiatica, dan Curcuma xanthorrhiza ini, punya khasiat untuk mengatasi insomnia dan mampu membantu memperbaiki jam tidur.

Produk Herba TDR

IKUTI UPDATE

Masukkan email Anda untuk mengikuti.