Butuh Bantuan?
Susah Tidur karena Overthinking? Ternyata Ini Penjelasannya!

Pernah susah tidur karena tiba-tiba overthinking atau teringat masa lalu yang memalukan? Ingatan seperti ini memang sering memicu rasa cemas dan membuat mata sulit terpejam. Tak heran, tubuh yang siap tidur ini, justru malah semakin terjaga hingga berjam-jam lamanya.
Secara medis, rasa overthinking di malam hari sebenarnya sangat wajar. Menurut dr. Oktaviana Niken P., Sp.N., spesialis neurologi dari Brain Wellness & Sleep Center Seraphim Medical Center, hal ini adalah efek dari cara otak merespons peralihan suasana dari siang ke malam.
Pikiran Internal Muncul karena Tak Ada Distraksi

Pada siang hari, otak kita terus-menerus disibukkan dengan berbagai rangsangan eksternal. Mulai dari notifikasi ponsel, tumpukan pekerjaan, obrolan bersama teman, hingga kemacetan di jalan.
Nah, kesibukan itulah yang tanpa sadar mengalihkan perhatian kita dari ingatan lama atau pikiran-pikiran yang tidak perlu. Masalah biasanya baru muncul saat malam tiba. Begitu kita merebahkan diri di kamar yang hening dan tubuh mulai rileks, semua rangsangan eksternal mendadak hilang.
Keheningan inilah yang tanpa sadar memicu overthinking penyebab susah tidur. “Nah, jadi pikiran-pikiran internal yang tadinya tertutup oleh aktivitas, oleh kegiatan-kegiatan seharian itu kan secara otomatis seperti tereksplor gitu,” ungkap dr. Niken.
Aktivitas Otak saat Siang dan Malam Berbeda

Lebih lanjut, dr. Niken membedakan bagaimana tingkat stimulasi pada siang hari memengaruhi kontrol fokus otak manusia ketimbang malam hari. “Saat siang kan kita kerja, bicara, pakai HP, komunikasi sama-sama sini, banyak aktivitas,” tuturnya.
Sebaliknya, di malam hari, otak yang masih aktif otomatis beralih menelusuri ingatan karena minimnya distraksi. Tanpa adanya gangguan dari luar, otak manusia secara alami memanfaatkan momen tenang tersebut untuk mengeksplorasi ingatan-ingatan yang terpendam.
“Jadi lebih gampang memunculkan ingatan-ingatan atau memori-memori yang lalu gitu,” kata dr. Niken. Nah, momen kecemasan atau overthinking yang muncul di sini sebetulnya adalah dampak samping dari proses eksplorasi memori internal ini.
Tips Mengatasi Susah Tidur karena Overthinking
Agar rasa cemas ini tidak terus mengganggu waktu tidur kita, para ahli menyarankan satu aturan utama, yakni jangan buru-buru berbaring di kasur jika pikiran masih sibuk. Berikut adalah beberapa langkah praktis yang bisa kita terapkan!
- Lakukan aktivitas yang menenangkan di luar kasur. Kita bisa membaca buku fisik, mendengarkan podcast, atau melakukan peregangan ringan.
- Matikan ponsel atau laptop setidaknya 30 menit sebelum tidur agar otak tidak menerima stimulasi cahaya dan informasi berlebih.
- Hindari bekerja, makan, atau scrolling media sosial di atas tempat tidur. Biarkan otak mengasosiasikan kasur sebagai tempat untuk beristirahat.
- Jika perlu, tuangkan pikiran ke secarik kertas untuk memberi sinyal pada otak bahwa tugas memikirkan ini sudah selesai.
Overthinking di malam hari memang bisa sangat mengganggu dan menyebabkan insomnia. Namun, dengan memahami penyebab dan menerapkan kebiasaan sehat menjelang tidur, kita bisa mengatasi masalah ini secara alami. Dengan konsistensi, tentu masalah ini bisa kita atasi.
Untuk membantu gangguan tidur, penderita juga bisa memanfaatkan suplemen herbal Herba TDR. Diformulasi dari Centella asiatica dan Myristica fragrans, terbukti secara empiris mampu meringankan gangguan tidur, menenangkan pikiran, meredakan capek, dan menjaga daya tahan tubuh.

