Kurang Tidur, Salah Satu Penyebab Maag Kambuh Terus

Mencari tahu penyebab maag yang terus-menerus kambuh terkadang cukup membingungkan. Bagaimana tidak? Kita sudah mencoba menjaga pola makan dengan ketat, mengurangi makanan pedas, dan juga menghindari kopi. Namun sayangnya, maag masih saja kambuh.

Nah, tidak banyak yang tahu, ternyata kurang tidur pun juga bisa menjadi salah satu penyebab maag kambuh. Coba cek lagi, bagaimana jadwal tidur kita akhir-akhir ini? Tidurnya cukup, atau justru sering begadang? Lantas, kenapa kurang tidur bisa bikin maag kambuh? Mari kita bahas!

Kenapa Kurang Tidur Bisa Menjadi Penyebab Maag Kambuh?

Tidur dan pencernaan ternyata memiliki relasi dua arah. Maag yang kambuh bisa bikin tubuh susah tidur (insomnia), tapi kurang tidur juga bisa memicu asam lambung untuk naik. Nah, pola tidur yang berantakan, bisa sangat berpengaruh terhadap kesehatan pencernaan.

1. Proses Perbaikan Pencernaan Terganggu

Makan Berat Sebelum Tidur Salah Satu Penyebab Maag Kambuh

Tubuh melakukan berbagai proses perbaikan dan regenerasi saat kita tidur. Inilah kenapa, saat bangun tidur, biasanya tubuh akan kembali segar. Nah, proses perbaikan ini mencakup hampir semua sel-sel tubuh, tanpa terkecuali.

Termasuk memperbaiki sel-sel di dalam sistem pencernaan dan proses menetralkan asam lambung. Jika pola tidur malam berantakan, lambung akan kehilangan waktu perbaikan ini. Alhasil, produksi asam lambung jadi kacau dan sensitivitas lambung bisa meningkat.

2. Keinginan Makan di Malam Hari

Sangat lazim jika saat begadang, tubuh juga akan merasakan lapar. Ini bukanlah perasaan kita saja. Faktanya, saat kurang tidur, hormon pemicu lapar (ghrelin) di dalam tubuh memang akan meningkat. Tak heran, keinginan untuk ngemil dan makan akan naik saat begadang.

Ujung-ujungnya, banyak dari kita yang akan mencari camilan di tengah malam. Masalahnya, camilan saat begadang biasanya kaya akan karbohidrat dan kalori, misalnya mi instan, gorengan, hingga berbagai jenis keripik. Pencernaan yang seharusnya beristirahat dipaksa untuk memproses makanan berat.

3. Stres Meningkat

Sering Mengingau saat Tidur? Coba Cek Kembali Jam Tidurnya!

Kurang tidur memaksa tubuh memproduksi hormon stres (kortisol) lebih banyak. Stres yang tinggi ialah pemicu utama asam lambung naik. Jadi, semakin kamu kurang tidur, semakin stres tubuhmu, semakin perih juga perutmu.

Stres ialah salah satu pemicu meningkatnya produksi asam di dalam lambung. Di samping itu, stres juga bisa melemahkan daya tahan dinding lambung. Saat katup LES (penutup antara kerongkongan dan lambung) terbuka, asam lambung juga berpotensi naik.

Cara Mencegah Maag Kambuh Akibat Kurang Tidur

Jika kita yakin penyebab maag kambuh adalah kurang tidur, maka solusinya sangat jelas, yakni perbaiki jam tidur. Usahakan tidur dan bangun di jam yang sama. Tapi, jika maag sudah keburu kambuh, kita bisa mencegahnya di kemudian hari dengan tips-tips berikut.

1. Rutinitas Tidur yang Sehat

Sebelum tidur, hindari layar HP (cahaya biru bisa menipu otak dan berpikir jika hari masih siang). Coba ganti dengan rutinitas yang menenangkan. Mandi air hangat bisa jadi opsi yang bagus untuk merelaksasi otot, hal ini bisa membantu tubuh menurunkan suhu tubuh saat tidur.

Selain itu, cobalah minum secangkir teh herbal atau jahe hangat (pastikan tak terlalu pedas). Teh herbal punya efek menenangkan (sedatif) alami yang bisa menurunkan stres dan bikin mata cepat berat. Selain itu, pemakaian aromaterapi dan peregangan ringan juga bisa dicoba.

2. Aktivitas Ringan saat Susah Tidur

Cara Alami Meningkatkan Hormon Melatonin untuk Atasi Insomnia

Susah tidur padahal sudah berjam-jam rebahan di kasur, terkadang malah bikin stres. Semakin kita cemas, asam lambung justru makin naik. Jika dalam waktu 20 menit kita belum bisa tidur, bangunlah dari kasur untuk melakukan aktivitas ringan.

Misalnya, cobalah pindah ke ruangan lain yang lampunya remang-remang, lalu baca buku fisik (bukan e-book di HP) atau dengarkan podcast pelan sampai rasa ngantuk datang lagi. Aktivitas ringan semacam ini biasanya cukup efektif untuk mendatangkan kantuk.

3. Hindari Makan Sebelum Tidur

Lambung perlu jeda sebelum kita berbaring untuk tidur, terlebih bagi penderita maag. Makan berat sebelum tidur, bisa menjadi penyebab maag kambuh. Saat kita makan kemudian langsung rebahan, gravitasi tak bisa membantu menahan makanan tetap di perut.

Hal ini bisa memicu makanan dan cairan asam bergerak kembali menuju kerongkongan. Jika ingin makan malam, berikanlah jeda 2-3 jam sebelum tidur. Jika jam tidur pukul 10, pastikan sudah makan malam pada pukul 7-8.

4. Perbaiki Posisi Tidur

Tidur Miring ke Kiri

Hindari tidur dengan posisi tengkurap, posisi ini bisa menekan perut dan bikin dada sesak. Posisi tidur terbaik bagi penderita maag adalah miring ke kiri. Lambung kita bentuknya melengkung ke arah kiri. Saat tidur miring ke kiri, posisi lambung akan berada di bawah kerongkongan, sehingga asam sulit naik.

Sebaliknya juga, kalau miring ke kanan, posisi katup lambung akan sejajar, sehingga memudahkan asam tumpah ke kerongkongan. Selain itu, manfaatkan bantal setinggi 15-20 cm untuk menyangga kepala dan bahu, agar asam lambung bisa tetap anteng di bawah.

Penutup

Jika kalian mempunyai gangguan tidur, entah insomnia, tidur kurang nyenyak, dan sebagainya, cobalah berikhtiar dengan Herba TDR. Produk berbahan herbal alami ini terbuat dari Myristica fragrans, Centella asiatica, dan Curcuma xanthorrhiza.

Berkhasiat meredakan gejala gangguan tidur, insomnia, rasa cemas, sekaligus membuat saraf lebih rileks. Senyawa aktif di dalamnya membuat suasana hati lebih terjaga, memengaruhi neurotransmitter, serta mengurangi stres oksidatif berkat senyawa antioksidan di dalamnya, dengan tanpa efek samping!

Gambar Produk Herba TDR

IKUTI UPDATE

Masukkan email Anda untuk mengikuti.