Butuh Bantuan?
Cara Menebus Jam Tidur yang Kurang karena Kerja Shift Malam

Bagi pekerja shift malam, tidur berkualitas adalah sebuah kemewahan. Tentu sulit terlelap di siang hari saat orang lain sibuk beraktivitas. Namun, bukan berarti kita tak berhak mendapat istirahat yang cukup. Faktanya, ada cara mudah untuk menebus jam tidur yang kurang ini.
Menurut Certified Sleep & Recovery Coach, Vishal Dasani, tubuh manusia memang dirancang untuk tidur di malam hari. Namun jujur, di beberapa sektor seperti tenaga medis, customer service, hingga petugas keamanan, peran shift malam sangat penting. Jadi, mau tak mau, pekerja perlu beradaptasi.
Cara Menebus Jam Tidur yang Kurang
Nah, bagi yang rutinitasnya memang terkunci di shift malam, ada kabar baik dari Coach Vishal. Pada dasarnya, kita cuma butuh sedikit penyesuaian untuk menggeser jadwal tidur. Prinsip tidur sehatnya tetap sama. Hanya jamnya saja yang perlu kita putar balik.
1. Ubah Suasana Kamar Menjadi Gelap

Hal paling penting bagi pekerja shift malam yang harus tidur di pagi atau siang hari, menurut Coach Vishal, adalah menciptakan suasana malam di dalam kamar. Jadi, bagaimana caranya kita harus membuat suasana kamar segelap mungkin!
“Pastikan kamar tidur kita senyaman mungkin agar lebih rileks. Usahakan minim cahaya, minim suara, dan gunakan perlengkapan tidur yang pas,” saran Coach Vishal. Kamar yang gelap akan bantu mengirimkan sinyal ke otak bahwa ini waktunya istirahat.
Kalau perlu, pakai tirai tebal (blackout curtain), penutup mata, atau penyumbat telinga supaya tidur tidak terganggu hiruk-pikuk siang hari. Soal waktu, kita sendiri bebas mengatur ritmenya sendiri, entah mau langsung rebahan setelah shift kelar atau bersantai sejenak sebelum tidur.
2. Hindari Berbagai Jenis Stimulan
Selain menyulap suasana kamar, perhatikan juga apa yang masuk ke perut kita sebelum tidur. Usahakan menghindari alkohol dan batasi stimulan seperti kafein dari kopi, teh, maupun minuman karbonasi. Semakin banyak asupan kafein menjelang jam tidur pagi, semakin susah juga mata diajak terlelap.
Bolehkah Menebus Kurang Tidur Sekaligus di Akhir Pekan saat Libur?

Orang dewasa rata-rata butuh durasi tidur sekitar 7 sampai 9 jam per hari. Rentang ini menunjukkan kalau tidak semua orang wajib tidur tepat 8 jam, ada yang sudah cukup dengan 7 jam, tetapi ada juga yang butuh 9 jam supaya bugar ketika bangun.
Bagi banyak pekerja shift malam, praktik kerja keras Senin-Jumat dengan tidur cuma 4 jam, lalu balas dendam tidur seharian di akhir pekan cukup kerap dilakukan. Nah, konsep bayar hutang tidur ini memang lumrah, tetapi kurang tepat menurut Coach Vishal.
Menurut studi yang dibagikan Coach Vishal, hutang tidur idealnya hanya boleh diakumulasikan maksimal 3-4 jam saja. “Supaya di hari Sabtu dan Minggunya, misalnya Anda harus tidur lebih lama, (jadi) porsi tambahannya per hari hanya sekitar 1 sampai 2 jam saja,” tutup Coach Vishal.
Intinya, jangan sampai tubuh kita kaget dengan pola tidur ekstrem di akhir pekan. Daripada balas dendam, lebih baik cicil jam tidurnya secara konsisten. Tentu, istirahat dan kesehatan juga sama pentingnya dengan pekerjaan, jadi perlu kita atur sedemikian rupa.
Penutup
Kita juga bisa berikhtiar mendapatkan kualitas tidur yang baik dengan Herba TDR. Produk herbal dengan formula Myristica fragrans, Centella asiatica, dan Curcuma xanthorrhiza ini, berkhasiat untuk mengatasi insomnia dan mampu membantu memperbaiki kualitas tidur tanpa efek samping.

