Butuh Bantuan?
Begadang Setiap Hari, Sepele tapi Bisa Bikin Ginjal Rusak!

Buat kita yang masih muda, begadang atau tidur larut malam seolah sudah menjadi kebiasaan. Mungkin kelihatannya sepele dan biasa saja, namun tahukah kalian jika kebiasaan begadang perlahan-lahan bisa bikin organ ginjal kita rusak?
Ginjal adalah satu organ terpenting dalam tubuh kita. Organ ini bekerja tanpa henti untuk menyaring darah dan membuang racun dari tubuh. Ginjal juga turut menjaga homeostasis, yakni kemampuan tubuh untuk mempertahankan kondisi internalnya agar tetap stabil.
Nah, sayangnya, jam kerja organ ginjal bisa ikut berantakan jika jadwal tidur kita berantakan. Sebuah penelitian terbaru dari Dr. Ciaran McMullan, MD, di Brigham and Women’s Hospital semakin memperjelas bahaya ini. Berikut penjelasan lengkapnya!
Fungsi Ginjal Sangat Diatur oleh Siklus Tidur dan Bangun

Sebelumnya, banyak peneliti memang sudah lama mengaitkan kebiasaan kurang tidur jangka panjang dengan risiko diabetes dan penyakit jantung. Baru sekarang, Dr. McMullan dan timnya membuktikan bahwa dampaknya juga mengenai langsung fungsi ginjal kita.
“Fungsi ginjal sebenarnya sangat diatur oleh siklus tidur dan bangun kita,” kata Dr. McMullan, seperti mengutip dari National Kidney Foundation. “Siklus ini membantu mengoordinasikan seberapa berat beban kerja ginjal selama 24 jam penuh.”
Ini artinya, saat kita sering memotong waktu tidur, kita sama saja memaksa ginjal untuk terus bekerja lembur tanpa istirahat yang cukup. Buktinya, orang yang punya kebiasaan kurang tidur malam biasanya mengalami penurunan fungsi ginjal yang jauh lebih cepat.
Bagaimana Begadang Bikin Ginjal Rusak?

Untuk mencari tahu kenapa rutinitas begadang bikin ginjal rusak, Dr. McMullan memfokuskan penelitiannya pada hormon melatonin. Ini adalah hormon alami yang tubuh yang fungsinya untuk mengatur ritme aktivitas malam hari (nokturnal) kita.
Dalam penelitiannya, Dr. McMullan membatasi waktu tidur peserta yang sehat untuk mengukur kadar hormon dan fungsi ginjal mereka secara berkala. Dan sebaliknya, Dr. McMullan juga meminta penderita kurang tidur kronis untuk tidur lebih lama, guna melihat dampaknya ke tekanan darah, gula darah, dan kondisi ginjal.
Menariknya lagi, separuh dari kelompok ini diberikan suplemen melatonin untuk melihat sejauh mana hormon tambahan ini bisa membantu memperbaiki fungsi ginjal seiring berjalannya waktu. Hasilnya, kurang tidur memang berpotensi memicu kerusakan ginjal secara perlahan.
Penutup
Menurut Dr. McMullan, sangat penting untuk menyadari kebiasaan jelek begadang ini sebagai faktor risiko yang bikin ginjal rusak. Bagi yang sering kekurangan tidur, bahkan mungkin butuh skrining ginjal secara rutin dan manajemen tekanan darah yang lebih serius agar tidak kecolongan.
Mencegah lebih baik daripada mengobati. Meski badan saat ini masih kuat, kebiasaan buruk yang berpotensi memicu gangguan kesehatan tentu perlu kita kurangi. Jika kalian punya masalah dengan insomnia dan gangguan tidur, Herba TDR mungkin bisa menjadi solusinya!

